BSCpGUY5BSM7TpClGSGoTUCiBA==

BAZNAS Lombok Timur Bersinergi Dengan Media Untuk Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat Dalam Menyalurkan Zakat, Infak, Dan Sedekah (ZIS)



Lomnok Timur dialogmandalika.com (19/03) — Perjanjian Kerjasama (PKS) antara BAZNAS Lotim dan FRIC Lotim resmi disepakati pada Sabtu malam (17/3/2026). Upacara penandatanganan berlangsung di kediaman Ketua BAZNAS Lotim di Desa Masbagik Selatan dan menandai langkah konkret lembaga zakat setempat untuk meningkatkan kepercayaan serta memperluas syiar kepada para muzaki.

PKS ditandangani oleh M. Aminullah, S.Si sebagai perwakilan FRIC Lotim dan Drs. H. Muhammad Kamli selaku Ketua BAZNAS Lotim. Penandatanganan tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan sebelumnya dan disaksikan oleh unsur internal kedua organisasi serta undangan keluarga besar Baznas setempat.

Dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Lotim menekankan pentingnya media sebagai alat syiar dan 'tangan kanan' Baznas dalam membangun kepercayaan masyarakat. Ia menyatakan bahwa harapan Bupati dan hasil Rakornas di Jakarta mendorong sinergi lebih kuat antara Baznas dan media untuk meningkatkan penghimpunan ZIS (zakat, infak, sedekah). Pesan inti beliau:

“Alhamdulillah, melalui silaturahmi dan pertemuan kita hari ini, apa yang kita harapkan bersama mudah-mudahan dapat kita realisasikan. Sebagaimana harapan Bupati Lombok Timur dan juga hasil Rakornas di Jakarta, BAZNAS Lombok Timur diharapkan dapat bersinergi dengan media untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS),” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada insan media yang selama ini telah berperan aktif dalam membantu memperkenalkan keberadaan BAZNAS hingga ke pelosok desa.

“Kami mengucapkan terima kasih atas peran media selama ini. Berkat dukungan media, keberadaan BAZNAS kini semakin dikenal oleh masyarakat hingga ke desa-desa, jauh berbeda dibandingkan sebelumnya. Media merupakan alat syiar yang sangat penting bagi kami untuk menyampaikan program dan keberadaan BAZNAS kepada masyarakat,” katanya.

Ia juga mengajak media untuk terus bersinergi dalam semangat gotong royong guna membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat tersebut.

“Mari kita bersama-sama dengan semangat gotong royong membangun sinergi dan kerja sama untuk memperkuat kepercayaan masyarakat. Bagi kami, media merupakan bagian penting dari tubuh BAZNAS,” tegasnya.

Menurutnya, membangun lembaga yang amanah dan dipercaya masyarakat bukanlah pekerjaan yang mudah.

“Tugas ini tidak mudah. Sebagai pimpinan, saya harus mengakomodasi berbagai kelompok masyarakat yang muaranya tetap kepada lembaga BAZNAS. Terkadang ada keterbatasan sehingga target yang kita harapkan belum sepenuhnya tercapai,” ungkapnya.

Oleh karena itu, peran media dinilai sangat penting sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi dan syiar zakat kepada masyarakat.

“Untuk mencapai target tersebut, media menjadi mitra strategis sekaligus ‘tangan kanan’ dalam melakukan syiar kepada masyarakat. Ke depan tentu diperlukan kerja sama yang lebih jelas dan terikat melalui kontrak kerja sama agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” jelasnya.

Ia menambahkan, pertemuan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang pernah dilaksanakan di Lesehan Bonto.

“Pertemuan ini merupakan lanjutan dari diskusi kita sebelumnya. Kami berharap kebersamaan ini dapat memberikan manfaat positif sesuai dengan peran masing-masing,” katanya.

Di akhir pernyataannya, ia menegaskan komitmen BAZNAS Lombok Timur untuk terus bekerja maksimal dalam membantu masyarakat, khususnya para mustahik.

“BAZNAS periode sekarang memiliki perbedaan dengan periode sebelumnya. Secara nasional jumlah amilin dan amilat mencapai sekitar 113 orang. Karena itu, BAZNAS Lombok Timur berupaya bekerja semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat, khususnya para mustahik yang membutuhkan bantuan,” pungkasnya.

Beliau juga menyorot peningkatan jumlah Amilin/Amilat nasional dan menegaskan komitmen BAZNAS Lotim untuk bekerja maksimal demi kesejahteraan mustahik.

Menanggapi harapan Ketua BAZNAS Lotim, pimpinan FRIC Lotim menyatakan kesiapan organisasi untuk menjalankan peran sesuai ketentuan hukum dan etika jurnalistik. Pernyataan resminya menegaskan bahwa seluruh kegiatan peliputan dan publikasi akan berpedomankan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, serta menjaga amanah dan integritas dalam memberitakan kegiatan syiar Baznas.

“Kami siap memenuhi pesan dan harapan Ketua Baznas Lotim dengan berpodoman pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers & Kode Etik Jurnalistik. Saya menghimbau bagi wartawan FRIC Lotim untuk benar-benar menjaga amanah dan mengikuti isi PKS, untuk memberitakan berbagai kegiatan syi’ar Baznas Lotim,” M. Aminullah dengan sungguh-sungguh.

Dalam Kerja sama ini diharapkan memperkuat kredibilitas BAZNAS Lotim di mata masyarakat dan mendorong peningkatan partisipasi muzaki, khususnya di wilayah pelosok. Dengan peran media yang terstruktur dan beretika, Baznas dan FRIC berharap tercipta sinergi yang membawa manfaat nyata bagi mustahik dan memperkuat ekosistem sosial-ekonomi setempat. Red.RN-006


Comments0

Type above and press Enter to search.