BSCpGUY5BSM7TpClGSGoTUCiBA==

“Dana Kami Hilang!” — Korban SnapBoost Bongkar Dugaan Penipuan Berkedok IPO


Mataram, dialogmandalika.com (07/4) —  Berharap untung besar berubah jadi mimpi buruk. Puluhan hingga ratusan pengguna aplikasi SnapBoost kini mengaku menjadi korban setelah dana mereka diduga “menghilang” tanpa kejelasan. 

Platform yang sebelumnya gencar menjanjikan keuntungan cepat dan rencana IPO internasional itu kini justru dituding menjalankan skema penipuan terstruktur.

“Saya sudah setor jutaan, tapi saat mau tarik, selalu gagal. Alasannya macam-macam, disuruh tambah lagi. Uang malah makin habis,” ungkap salah satu korban dengan nada kecewa.

Keluhan serupa bermunculan di berbagai komunitas online. Polanya sama: pengguna diminta terus menyetor dana, menyelesaikan tugas, dan menaikkan level akun—namun saat penarikan diajukan, sistem seolah “mengunci” dana mereka.

Situasi ini memicu kemarahan korban. Sebagian mulai mengorganisir diri untuk melapor ke aparat penegak hukum, sementara lainnya memperingatkan masyarakat agar tidak ikut terjebak dalam skema yang sama.

Yang paling mencurigakan, klaim besar terkait IPO yang menjadi daya tarik utama tidak bisa dibuktikan secara resmi. Tidak ada kejelasan legalitas, tidak ada transparansi, dan tidak ada kepastian dana pengguna.

Kasus SnapBoost kini berkembang menjadi sorotan serius. Jika terbukti, ini bukan sekadar gagal investasi—melainkan dugaan penipuan digital berskala luas yang menyasar masyarakat dengan iming-iming keuntungan instan.

Saat di konfirmasi para korban melalui kuasa hukunya J and J  BROTHERS LAW OFFICE & PARTNER mengatakan bahwa Hingga saat ini, pihak SnapBoost belum memberikan klarifikasi resmi. (HF-010)


Comments0

Type above and press Enter to search.