Lombok Timur, dialogmandalika.com (17/06) — Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H di Kabupaten Lombok Timur tahun ini tampil lebih segar, kreatif, dan penuh nilai sosial.
Pembukaan festival sekaligus peringatan tahun baru Islam 1 Muharram yang di adakan di Lapangan GOR Selong pada (17-06-2026) dilaksanakan meriah, selain membeludaknya masyarakat menghadiri turut pula sejumlah pawai-pawai bernuansa keagamaan, hiburan panggung, ditambah warna ramainya stand UMKM.
Tidak sekadar menjadi agenda seremonial, Festival 1 Muharram yang digelar Pemkab Lombok Timur selama tujuh hari, mulai Senin 15-17 Juni 2026, juga menghadirkan ruang ekonomi kreatif, syiar keagamaan, dan gerakan sosial yang menginspirasi.
Selain itu, BAZNAS kabupaten Lombok Timur juga menghadirkan inovasi yang menarik perhatian masyarakat: “Ngopi Sambil Berinfak.” warga membeli produk di stand BAZNAS secara langsung turut berkontribusi dalam sedekah.
1 Muharram merupakan momentum pengingat untuk melakukan introspeksi guna memperbaiki diri, dan menata langkah menuju kehidupan yang lebih bermakna, yang sejalan dengan firman Allah SWT di Surah Yunus ayat 6 yang artinya adanya pergantian malam dan siang serta penciptaan langit dan bumi terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang bertakwa. Selain itu, 1 Muharram jalan mempererat tali silaturrahmi yakni hubungan sosial, memperkuat kepedulian, dan menumbuhkan kesadaran sesama dalam bingkai nilai-nilai keislaman.
Terkait hukum Memperingati 1 Muharram, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. memberikan penjelasan tegas. bahwa peringatan 1 Muharram bukanlah bentuk penyimpangan dalam agama atau Bid'ah.
“Memperingati 1 Muharram itu bukan mengandung bid’ah,” tegas Menag Nasaruddin Umar.
Menurut Nasaruddin, konsep ekoteologi mengajarkan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Tuhan. Karena itu, peringatan Muharram semestinya menjadi momentum untuk menjauh dari konflik, memperbanyak introspeksi, dan menjaga kedamaian.
Guna memeriahkan acara tersebut panitia mengadakan Bazar yang memiliki daya tarik tersendiri dengan menyatukan unsur syiar, kebudayaan, dan ekonomi kerakyatan yang dijadwalkan pada Puncak acara dipandu Band GIGI pada pukul 21.00 WITA.
Dikesempatan tersebut Ketua BAZNAS Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Kamli, mengapresiasi atas ide kreatife kendati ikut berpartisipasi lembaganya dalam Festival malam peringayan 1 Muharram 1448 H sebagai langkah berkomitmen mendukung pemerintah.
“kami Baznas Kabupaten Lombok Timur turut berpartisipasi menhadirkan UMKM binaan guna memeriahkan menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tahun 2026, ini” ungkapnya di GOR Selong,
Ia juga mengapresiasikan atas Konsep “Ngopi Sambil Berinfak”, kepada seluruh jajaran Baznas yang dipimpinnya.
“ngopi sambil berinfak, Maksudnya warga beli kopi maupun makanan diUMKM binaan baznas secara langsung disisihkan sedikit dari keuntungan berinfak ke Baznas” jelasnya.
Ketua baznas menyelaraskan atas gerakan tersebut bukan sekadar transaksi jual beli, melainkan ajakan moral agar masyarakat membiasakan diri bersedekah kapan pun dan di mana pun.
Dirinya berharap kehadiran BAZNAS dalam festival ini bisa mendorong perubahan positif di tengah masyarakat.
“Mari bersama-sama kita sukseskan Tahun Baru Islam pada tahun 2026 ini dan sekaligus sebagai momen perubahan semangat perjuangan kita bersama pemerintah menuju Lombok Timur yang semat,” tambahnya.
Langkah Inovasi baznas ini menunjukkan bahwa syiar Islam bisa hadir dengan cara yang segar, dekat dengan masyarakat, dan penuh manfaat.
Peringatan 1 Muharram dapat menjadi momentum yang bukan hanya sakral, tetapi juga produktif, memberdayakan, dan menginspirasi. (RN-006)

Comments0