BSCpGUY5BSM7TpClGSGoTUCiBA==

Bantuan Baznas Disesuaikan Dengan SOP Dan Hasil Verifikasi

Program bantuan kesehatan Baznas Lombok Timur mendapat apresiasi dari masyarakat.

Lombok Timur, dialogmandalika.com (05/09) --- Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Lombok Timur, Muh. Munir Fauzi, M.Pd, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari jadwal penyaluran bantuan program kesehatan.

Sebanyak 91 mustahik dijadwalkan menerima bantuan dalam tahap pendistribusian tersebut. Para calon penerima sebelumnya telah mengajukan permohonan dan mengikuti proses administrasi serta verifikasi.

Kabag Munir menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan SOP dan regulasi yang berlaku, termasuk ketentuan syariat Islam, regulasi pemerintah, keputusan Baznas serta rencana kerja dan anggaran tahunan yang telah ditetapkan.

Bantuan kesehatan diklasifikasikan berdasarkan lokasi dan jenis perawatan yang dijalani oleh mustahik.

Untuk masyarakat yang menjalani perawatan di rumah atau puskesmas, bantuan berada pada kisaran Rp500 ribu hingga Rp600 ribu. 

Sementara untuk kategori fasilitas kesehatan lain, termasuk klinik dan rumah sakit tingkat kabupaten, nominal bantuan berkisar Rp 750 ribu sampai dengan Rp 1 Juta, disesuaikan dengan SOP yang berlaku.

Adapun pasien yang menjalani perawatan di tingkat provinsi dapat memperoleh bantuan mulai sekitar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta.

Sedangkan bagi masyarakat yang menjalani pengobatan di luar daerah, nominal bantuan dapat mencapai Rp2,5 juta, tergantung lokasi, jarak dan kebutuhan perawatan.

“Semua sudah kami klasifikasikan dan nominal bantuannya disesuaikan dengan tempat pasien dirawat. Untuk yang dirawat di rumah atau puskesmas ada kisarannya, begitu juga di rumah sakit kabupaten, rumah sakit provinsi hingga di luar daerah,” jelas Kabag Munir.

Ia menambahkan, bantuan bagi pasien yang menjalani pengobatan di luar daerah disesuaikan dengan lokasi tujuan pengobatan.

“Kalau di luar daerah, nominalnya disesuaikan dengan jarak dan lokasi. Misalnya pengobatan di Bali atau di Jawa tentu memiliki pertimbangan yang berbeda. Ada yang bisa mendapatkan bantuan hingga Rp2,5 juta sesuai ketentuan dan SOP,” katanya.

Salah seorang warga asal Pringgasela Timur, Hamdani, menilai program tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya keluarga fakir dan miskin yang tengah menghadapi persoalan kesehatan.

“Sangat luar biasa karena bisa membantu meringankan beban masyarakat. Semoga program seperti ini tetap dijalankan. Kalau memungkinkan, ketika PAD meningkat, nominal bantuannya juga bisa ditingkatkan,” ujar Hamdani.

Menurutnya, bantuan kesehatan menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan biaya pengobatan.

Baznas Sampaikan Terima Kasih kepada Muzaki

Di akhir penyampaiannya, Kabag Muh. Munir Fauzi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak dan sedekah melalui Baznas Kabupaten Lombok Timur.

“Alhamdulillah, berkat para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya melalui Baznas Kabupaten Lombok Timur, bantuan ini dapat kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Program bantuan kesehatan tersebut diharapkan dapat terus menjadi salah satu instrumen dalam meringankan beban masyarakat fakir dan miskin yang menghadapi persoalan kesehatan, sekaligus memastikan dana zakat benar-benar memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat yang berhak menerimanya.red.RN-006


Comments0

Type above and press Enter to search.