BSCpGUY5BSM7TpClGSGoTUCiBA==

Gencar Berbenah, Kepemimpinan Sudirman Hadirkan Beragam Program Pembinaan Positif

Lombok Timur dialogmandalika.com (4 /09) — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong terus melakukan berbagai pembenahan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan di bawah kepemimpinan Kepala Lapas (Kalapas) Selong, Sudirman. 

Berbagai perubahan positif terus didorong, tidak hanya dalam aspek pelayanan dan keamanan, tetapi juga melalui penguatan program pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku, peningkatan keterampilan, serta pembentukan karakter Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Sejumlah program pembinaan telah berjalan dan terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. 

Di bidang pendidikan, Lapas Selong melaksanakan Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Paket C bekerja sama dengan PKBM Mumtaz. 

Sementara di bidang keagamaan, terdapat Program Zero Buta Hijaiyah dan Tahsin Al-Qur’an bersama Muhammadiyah, serta kegiatan pengajian bersama Muslim Biker Indonesia (MBI). 

Pada bidang kemandirian, WBP diberikan kesempatan mengikuti berbagai kegiatan keterampilan seperti otomotif, barbershop, meubel, sablon, serta pelatihan Barista yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur dan PKBM Mumtaz. 

Program ketahanan pangan melalui SAE Menanga Baris juga terus dikembangkan sebagai wadah pembinaan produktif bagi WBP.

Selain pembinaan, peningkatan kualitas pelayanan juga menjadi perhatian Lapas Selong. Berbagai layanan terus diperkuat untuk memberikan kemudahan dan kepastian pelayanan bagi WBP maupun keluarga, salah satunya melalui layanan Wartelsuspas yang menyediakan fasilitas komunikasi berupa telepon dan video call. 

Di bidang kesehatan, Lapas Selong secara aktif melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan skrining Tuberkulosis (TBC), serta berbagai kegiatan promotif dan preventif sebagai upaya menjaga kesehatan WBP dan menciptakan lingkungan hunian yang sehat. 

Penguatan sinergi dengan berbagai instansi, lembaga pendidikan, organisasi, dan komunitas juga terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembinaan yang lebih berkelanjutan.

Kalapas Selong menegaskan bahwa berbagai pembenahan dan program yang dijalankan merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan pemasyarakatan yang semakin berkualitas dan memberikan dampak nyata bagi WBP. 

“Kami terus berupaya melakukan pembenahan dan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi WBP. Kami menyadari bahwa pembinaan tidak dapat berjalan sendiri, sehingga sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembinaan yang berkelanjutan. Harapannya, melalui pendidikan, pembinaan keagamaan, pelatihan keterampilan, ketahanan pangan, serta peningkatan pelayanan, WBP dapat memiliki bekal untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat,” ungkapnya.red.RN-006.


Comments0

Type above and press Enter to search.