BSCpGUY5BSM7TpClGSGoTUCiBA==

Perjalanan Putri Victoria kemudian ditutup di Desa Adat Karang Bajo, Bayan.

 NTB, dialogmandalika.com (07/09) --- Putri Victoria hadir dalam kapasitasnya sebagai Goodwill Ambassador United Nations Development Programme (UNDP) untuk Pembangunan Berkelanjutan. Ia didampingi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard, serta rombongan.


Lanjut kunjungan menuju Gili Meno, laut bukan sekadar destinasi wisata. Laut adalah sumber penghidupan masyarakat. Karena itu, perikanan, pariwisata dan konservasi harus berjalan dalam keseimbangan.

Masyarakat juga mengembangkan berbagai upaya menjaga lingkungan, mulai dari rehabilitasi terumbu karang, penanaman mangrove, pengawasan kawasan laut hingga pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai ekonomi.

Di sinilah ekonomi biru menemukan bentuknya secara nyata: laut tetap menjadi sumber penghidupan, tetapi ekosistemnya dijaga agar tetap mampu menopang kehidupan generasi berikutnya.

Perjalanan Putri Victoria kemudian ditutup di Desa Adat Karang Bajo, Bayan. Ia melihat Mata Air Mandala, mengikuti penanaman pohon dan berdialog dengan masyarakat tentang hutan, mata air dan pengetahuan lokal yang diwariskan antargenerasi.

“Saya sangat tersentuh dan merasa terhormat dapat menjadi bagian dari masyarakat di sini,” ujar Putri Victoria.

Dua hari perjalanan tersebut memperlihatkan wajah NTB yang utuh. Daerah yang pernah diguncang bencana, tetapi mampu bangkit; masyarakat yang kembali membangun penghidupan; generasi muda yang kembali belajar; petani yang kembali menanam; masyarakat pesisir yang menjaga laut; serta masyarakat adat yang mempertahankan hutan dan mata air.

Di balik perjalanan itu terdapat proses panjang rekonstruksi dan pemulihan pascagempa 2018. UNDP, bersama pemerintah pusat melalui Bappenas dan pemerintah daerah, menjadi bagian dari perjalanan tersebut melalui berbagai program pemulihan, penguatan penghidupan, layanan dasar dan ketangguhan masyarakat.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan terima kasih kepada Putri Mahkota Victoria atas kunjungannya, serta kepada UNDP dan pemerintah pusat melalui Bappenas yang telah membersamai masyarakat NTB dalam masa pemulihan.

“Program-program yang hadir setelah gempa bukan hanya membantu proses pemulihan, tetapi juga membangkitkan semangat dan memberikan harapan kepada masyarakat untuk kembali berdiri dan menata masa depan,” ujar Miq Iqbal.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat NTB yang telah menyambut Putri Victoria dengan hangat, terbuka dan bersahabat.

Kunjungan Putri Victoria akhirnya bukan hanya tentang apa yang dilihatnya di Lombok. Ia menjadi gambaran perjalanan NTB: dari gempa menuju pemulihan, dari pemulihan menuju ketangguhan, dan dari ketangguhan menuju masa depan yang berkelanjutan.

Sebab kebangkitan tidak hanya terlihat dari bangunan yang kembali berdiri. Ia hidup dalam tangan perempuan yang menenun, petani yang kembali menanam, siswa yang kembali belajar, tukik yang kembali ke laut, dan masyarakat adat yang tetap menjaga hutannya.

Dari sanalah NTB menatap masa depan: dengan pemulihan yang telah dilalui, ketangguhan yang terus dibangun, dan ekonomi yang tumbuh tanpa meninggalkan alam.red.AD-001.

Comments0

Type above and press Enter to search.